sumber : www.canva.com


A. ATOM

Atom merupakan bagian terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi-bagi -Democritus-

Model Atom

(a) John Dalton

Dua hal penting mengenai atom menurut Dalton :

  • Atom-atom suatu unsur semuanya serupa dan tidak dapat berubah menjadi atom unsur lain, misalnya atom perak tidak berubah menjadi atom besi.
  • Dua atom atau lebih dari unsur-unsur berlainan dapat membentuk molekul. Misalnya atom hydrogen dan atom oksigen dapat bersenyawa membentuk molekul air ( H2O )
Kelemahan Model Atom Dalton :

1. Tidak dapat menjelaskan sifat kelistrikan suatu atom

2. Tidak dapat menjelaskan bagaimana atom dapat berikatan

(b) J.J Thompson
  • Bola padat /pejal bermuatan positif dimana elektron tersebar merata diseluruh bagian atom
  • Model atom J.J Thompson dikenal juga dengan model atom ROTI KISMIS
  • Secara keseluruhan atom bersifat netral
                                                                                                
                               sumber : kimia-science7.com

Kelemahan Model Atom Thompson
Tidak dapat menjelaskan bagaimana susunan muatan positif dan negatif di dalam atom tersebut.

(c) Ernest Rutherford
Rutherford menyatakan model atom tata surya, yaitu :
(1)  Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif
(2) Inti atom dikelilingi oleh elekron-elektron

Kelemahan Model Atom Rutherford :
  • Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti / kestabilan atom
  • Tidak dapat menjelaskan spektrum garis atom hidrogen

(d) Niels Bohr
(1)  Atom terdiri dari inti atom. Di dalam inti terdapat proton dan neutron
(2) Elektron mengelilingi inti atom dalam lintasan-lintasan (kulit) tertentu
(3) Elektron dapat berpindah dari satu kulit ke kulit lainnya dengan menyerap atau melepaskan energi


Kelemahan model atom Niels Bohr :
  • Tidak dapat menjelaskan spektrum atom-atom yang berelektron banyak
B. NOTASI ATOM
Atom dilambangkan dengan :

Contoh :
Tentukan jumlah proton, elektron dan neutron dari :


jawab :


C. ISOTOP, ISOTON, DAN ISOBAR

D. KONFIGURASI ELEKTRON
Pada tiap atom, elektron akan tersebar pada kulit-kulit atom. Penyebaran ini memiliki pola susunan tertentu yang disebut dengan konfigurasi elektron. Prinsip dasarnya, elektron akan menempati kulit dengan tingkat energi terendah terlebih dahulu, baru mengisi kulit-kulit berikutnya. Tiap kulit memiliki kapasitas dalam menampung elektron. Maksimal elektron yang dapat diisi pada kulit dapat dirumuskan :


     Aturan pengisian :   
    (1) Kulit K 
    maksimal diisi 2 elektron. Elektron sisa masuk ke kulit L 
    contoh :
          
    (2)  Kulit L
     maksimal di isi 8 elektron
  •       diisi sebanyak elektron sisa jika < 8
  •       diisi 8 elektron. jika elektron sisa > 8 maka dimasukkan ke kulit berikutnya
     contoh :


 (3)  Kulit M 
 diisi maksimal 18 elektron

  •      Diisi 8 elektron jika elektron sisa < 18, elektron sisa masuk ke kulit N
  •      Diisi 18 elektron jika elektron sisa lebih dari atau sama dengan 18

 Contoh :

 20 Ca  = 2  8  8  2

 34 Se  = 2  8  18  6


(4) Kulit N (maks diisi 32 elektron )
  • diisi 8 elektron, bila elektron sisa < 18
          contoh : 38Sr = 2 8 18 8 2
  • diisi 18 elektron, jika 18 ≤ elektron sisa < 32
          contoh : 54Kr = 2 8 18 18 8
  • diisi 32 elektron jika elektron sisa ≥ 32

E. Menentukan Periode dan Golongan Unsur

  • Periode : jumlah kulit yang terisi elektron
  • Golongan : elektron yang berada pada kulit paling luar ( elektron valensi), ditulis dengan angka romawi.
Contoh :

        Ada tiga sub kulit yang terisi elektron sehingga Na termasuk :

  •        Periode : 3
  •        Golongan : I A
            
  • periode ke 4
  • Golongan = II A
Catatan : Jika jumlah dua elektron terakhir berjumlah 11-20 maka termasuk golongan B

F. KONFIGURASI ELEKTRON DENGAN SUB KULIT
        
     




G. ION
Merupakan : partikel yang bermuatan listr
Terbagi dua yaitu :
  • Kation = ion bermuatan positif ( melepas elektron) . Contoh : Na+, Mg2+, Al3+
  • Anion = ion bermuatan negatif ( menangkap elektroN. Contoh : F- , Cl-, SO42-

H. MOLEKUL
Merupakan gabungan dari dua atom atau lebih
Molekul terbagi dua : molekul unsur dan molekul senyawa
  • Molekul unsur terdiri dari unsur-unsur yang sejenis

      Contoh : H2, O3, Cl2

  • Molekul senyawa terdiri dari unsur-unsur yang berbeda

           Contoh : HCl, CO, CO2, HNO3, H2SO4, CaCO3, NaCl

I. IKATAN KIMIA
 (a) Ikatan ionik
  • Terjadi pada LOGAM + NON LOGAM
  • Serah terima elektron
      Contoh : NaCl, KCl




(b) ikatan kovalen    

  • Terjadi pada NON LOGAM + NON LOGAM
  • Pemakaian bersama pasangan elektron

      Contoh : H2, Cl2, H2O, HCl, O2


Okay adik-adik materi ini merupakan materi akhir di kelas 9 smp semester 1. Ada beberapa sekolah yanb belajar hingga materi ikatan kimia juga lho. semoga ringkasan materi ini bermafaat dan bisa jadi referensi belajar kalian ya. Selamat belajar ...